AMBON,N25NEWS.id-Wakil Kepala Sekolah SD Negeri Teladan Ambon,Jacoba.D.Kapelle,S.Pd,mengatakan bahwa siswa-siswi pada lembaga pendidikan yang dipimpinnya merasa bangga karena dikunjungi oleh Mollucan Jukulele Leaders (MJL).Pasalnya,dengan kehadiran MJL,selain melihat perkembangan anak-anak,namun juga memberikan motivasi kepada mereka.
“Sebanyak 120 siswa-siswi yang ikut Jukulele dan mereka dari kelas 4-6.Dimana, anak-anak begitu antusias menampilkan bermain Jukulele yang mereka pelajari di sekolah,”ungkap Wakil Kepala Sekolah SD Negeri Teladan,Jacoba Kapelle,kepada N25NEWS id,Rabu (4/4).
Diakui Jacoba Kapelle bahwa selaku kepala sekolah,dia sangat ingin murid-muridnya bergabung dengan MJL.
Lebih lanjut,Jacoba Kapelle mengatakan bahwa terkait dengan pengadaan Jukulele,sekolah yang memfasilitasinya.Namun,pihak sekolah memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada orang tua murid yang ikut berperan aktif.
“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan hormat kepada orang tua murid yang sangat berperan aktif,terutama penyediaan Jukulele kepada anak-anak,”ujarnya.
Tujuan pihak sekolah memfasilitasi Jukulele kepada anak-anak yaitu,jika anak-anak lupa membawa Jukulele, mereka bisa meminjam Jukulele milik sekolah.
Selain itu,kata Jacoba Kapelle dengan bermain Jukulele,maka sudah tentu mereka (anak-anak) telah ikut melestarikan budaya musik tradisional Maluku atau musik etnik, artinya dengan menunjukan kemampuan bermain Jukulele itu berarti secara tidak langsung anak-anak telah memperkenalkan Jukulele kepada orang lain.
“Semoga anak-anak kami bisa menampilkan yang terbaik, mereka bisa tampil dengan percaya diri,sebab saya yakin kemampuan dan talenta yang mereka miliki berasal dari Tuhan yang maha esa,”tandasnya.
Sementara itu,salah satu pemerhati Jukulele,Niken Sito mengatakan bahwa dirinya sangat senang karena Ambon terkenal dari dulu selalu melahirkan musisi-musisi terkenal,baik nasional maupun internasional.
“Bagi saya perkembangan Jukulele sangat luar biasa dan Jukulele sekarang menjadi primadona di semua kalangan.Semenjak di canangkan tahun lalu (2022) Jukulele sekarang begitu populer,”akuinya.
Selain itu,Niken Sito melihat bahwa musik tradisional Jukulele memiliki prospek yang sangat cerah.Olehnya,berbagai komunitas yang di motori oleh bung Nicho Tulalessy,harus bisa turun ke masyarakat, maupun lingkungan Pemkot Ambon, untuk bisa mensupport kegiatan Jukulele,sehingga kedepannya banyak yang terlibat.
“Saya berharap semua pihak harus berposes,sebab kata filosofi usang,yakni “hasil tidak pernah mengingkari sebuah proses,jika kita berproses dengan baik dan benar yang didasari oleh sebuah cinta yang besar,maka tidak mustahil Kota Ambon menjadi sebuah kota dimana musik yaitu dari Kota Ambon menyebar cinta untuk dunia,”pungkasnya.
Skip to content








