Prodi Bahasa dan Sastra FKIP Unpatti Gelar FKIP Mengajar Dan Mengabdi Di SMAN 7 Ambon

by -74 views

EDUKASI-Dekan FKIP Unpatti Ambon,Prof.Dr.Izaak Hendrik Wenno,S.Pd.,M.Pd,mengatakan pelaksanaan kegiatan FKIP Mengajar dan FKIP Mengabdi di SMA Negeri 7 Ambon melibatkan guru-guru SMP, SMA dan SMK se-Kecamatan Teluk Ambon ini melibatkan sekitar 50 guru.Hal ini penting karena kegiatan tersebut membantu guru-guru mempersiapkan guru untuk mengikuti UKG dan tentu memperkuat penguasaan materi pada para guru.

“Pada FKIP Mengajar dan FKIP Mengabdi ini,tentu kami melihat antusias para guru sangat luar biasa dan bukan hanya UKG namun juga P3K sekaligus untuk pengembangan kompetensi mereka (guru),terkait dengan penguasaan materi lebih khusus pada mata pelajaran bahasa Indonesia,”ujar Wenno pada kegiatan penandatangan MoU Prodi Bahasa dan Sastra FKIP Unpatti Ambon dengan SMA Negeri 7 Ambon pekan kemarin.

Dijelaskannya pada kegiatan FKIP Mengajar dan FKIP Mengabdi tersebut pihaknya akan pusatkan hanya pada tiga daerah yakni, Kota Ambon,Seram Bagian Barat (SBB) dan Maluku Tengah (Malteng).Dimana,kegiatan ini juga akan dilakukan sosialisasi terkait dengan 16 Prodi ditambah satu yang baru lagi yakni pendidikan akuntansi sehingga menjadi 17 Prodi.Selain itu,pihaknya juga akan melakukan sosialisasi terkait Prodi diatas kepada para siswa SMA dan SMK pada tiga kabupaten/kota diMaluku.

“Yang paling penting yang kami lakukan adalah memperkuat kompetensi bedagogi dan kompetensi profesional.Dimana,kedua kompetensi tersebut merupakan 4 dari kompetensi yang menjadi masalah (problem) bagi guru-guru terkait dengan kemampuan mereka dalam menterjemahkan masalah-masalah pembelajaran,yaitu kemampuan menggunakan metode model pembelajaran pendekatan maupun strategi pembelajaran,”paparnya.

Sebagai informasi kompetensi profesional adalah kemampuan seorang guru,baik guru SD, SMP, SMA dan SMK terkait dengan penguasaan materi yang pihaknya terapkan di tiga daerah yang disebutkan diatas,dalam kaitannya untuk mempersiapkan mereka (guru) untuk menghadapi UKG.

“Kalau P3K mungkin dalam bulan Juni baru dilaksanakan.Sedangkan terkait jatah provinsi Maluku itu kurang lebih 10 ribu dan baru dikatakan lulus hanya 5000 sekian,sehingga kami harap guru-guru kita yang jatah 1000 untuk P3K akan di ambil oleh alumni kita FKIP, untuk formasi P3K tahun 2021 yang diselenggarakan di tahun 2022,”jelasnya.

Sedangkan,Ketua Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon,Happy Lelapary S.Pd,M.Pd,mengatakan lewat program FKIP Mengajar dan FKIP Mengabdi lakukan kerjasama dengan SMA Negeri 7 Ambon.

Hal ini dikatakan Happy Lelapary pada kegiatan Kampus Merdeka dalam program PKM,Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Unpatti,Pendalaman Materi Substantif Kebahasaan Berbasis Uji Kompetesi Guru (UKG) bagi guru Bahasa Indonesia.

“Tujuan kami (PBSI) lakukan kerjasama dengan SMA Negeri 7 Ambon, untuk melakukan pendampingan bagi guru-guru bahasa Indonesia untuk materi berbasis Uji Kompetesi Guru (UKG) yang melibatkan guru mata pelajaran bahasa Indonesia pada jenjang SMP, SMA dan SMK se-Kecamatan Teluk Ambon,”kata Lelapary.

Menurutnya,dengan adanya kegiatan FKIP Mengajar dan Mengabdi, nantinya akan membukan link para guru mata pelajaran bahasa Indonesia untuk mengabdi.Dimana,UKG yang dilaksanakan untuk persiapan mengikuti pendidikan profesi guru.

Adapun,kata Lelapary kegiatan ini merupakan rangkaian dari dari pada program FKIP Mengajar dan FKIP Mengabdi yang sekarang telah masuk edisi ke-8.Olehnya, kegiatan-kegiatan ini akan bermanfaat bagi para alumni, maupun para guru yang saat ini berada di sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Teluk Ambon.

“Kami sangat mengapresiasi antusias dari para peserta untuk mengikuti kegiatan ini,karena kita akui kegiatan FKIP Mengajar dan FKIP Mengabdi para guru memang memerlukan pendampingan maupun bimbingan terkait dengan peningkatan UKG khususnya mata pelajaran bahasa Indonesia,”jelasnya.

Sementara itu,Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Ambon,Drs.H.B.Difinubun,M.Pd,mengatakan, SMA 7 Ambon sangat merespon baik program yang dicanangkan yaitu pendampingan dari FKIP Unpatti Ambon khususnya dari Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia. Dimana, pendampingan dan pendalam materi tentang UKG bagi guru bahasa Indonesia se-Kecamatan Teluk Ambon.

“Saya sangat berterima kasih karena dengan adanya MoU antara FKIP Unpatti Ambon dalam hal ini Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia dengan kami (SMA 7 Ambon) tentu akan meningkatkan potensi-potensi guru SD, SMP, SMA dan SMK se-Kecamatan Teluk Ambon akan memberikan potensi yang setara dengan teman-teman guru di kabupaten/kota, provinsi di seluruh Indonesia,”ucap Difinubun.

Oleh karena itu,kepada guru-guru yang mengajar bahasa Indonesia di Kecamatan Teluk Ambon dan dengan penandatangan nota kesepahaman ini akan berkelanjutan sehingga bisa meningkatkan kompetensi guru, khususnya pada kegiatan UKG.

“Untuk itu,saya berharap UKG yang dilaksanakan pada guru SD, SMP, SMA dan SMK se-Kecamatan Teluk Ambon,agar mereka bisa kembali pada unit kerja masing-masing,sehingga tercipta mutu pendidikan terutama bagi potensi didik anak-anak pada lingkup masing-masing sekolah,”tandasnya.

Editor : Aris Wuarbanaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.