AMBON,N25NEWS.id-Tanggal 10 November merupakan hari pahlawan bagi bangsa Indonesia,dimana saat itu di Kota Surabaya terjadi peristiwa heroik dan historis,yakni rakyat dan pemuda bertempur melawan penjajah Belanda tanpa gentar sedikitpun.
Peristiwa pertempuran di Surabaya dan semangat yang diberikan oleh pemuda seperti Bung Tomo,harus menjadi pemompa bagi generasi zaman now.
Menurut Kepala Sekolah SD Negeri 2 Hative Besar Samuel Wenno,semangat Hari Pahlawan tentu sebagai motivasi dalam mempersiapkan generasi yang unggul dalam pengetahuan,namun tetap menghormati dan menghargai peristiwa heroik para pejuang dan leluhur yang telah berjuang mempertahankan tanah air Indonesia tercinta.
“Menghargai pahlawan ada banyak caranya,salah satunya kita berikan motivasi dalam hal belajar dan berkarya untuk membuat inovasi-inovasi terbaru,bagi negara,tetapi lebih khusus untuk daerah kita Maluku,”ungkap Samuel Wenno kepada N25NEWS.id,Kamis (10/11).
Dikatakannya lagi,menghormati Pahlawan hanya mengikuti upacara,namun sebagai generasi muda harus memberikan kontribusi positif, seperti peduli terhadap lingkungan,karena hal itu telah membantu pemerintah,dalam hal ini Pemerintah Kota Ambon.
“Selain itu,kita juga punya tujuan mengisi pembangunan dengan belajar IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi),agar kita bisa bersaing dengan daerah lain,”ucapnya.
Sementara itu,salah satu siswi SDN 2 Hative Besar, Gracia Sipahelut mengatakan bahwa dirinya sangat bangga telah di bimbing oleh para guru di SD Negeri 2 Hative Besar.
Karena menurutnya,guru juga adalah pejuang dalam mendidik generasi muda menjadi tangguh.
“Untuk itu,saya berharap ilmu yang kami dapat dari di sekolah,itu merupakan bekal bagi kami untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.Dan bagi saya guru adalah “Pahlawan tanpa tanda jasa”, pungkasnya.
Skip to content







