SAPARUA,N25NEWS.id-Kunjungan atau studi wisata bagi siswa-siswi SD Negeri 2 Hative Besar Ambon,dimana ini merupakan program dari SD yang berada di Kecamatan Teluk Ambon tersebut guna menambah pengetahuan akan kuliner (makanan khas) dan situs sejarah di Pulau Saparua.Selain itu,siswa mendapat pengalaman baru diluar mata pelajaran yang diberikan di sekolah.
Hal tersebut dikatakan Kepala Sekolah SD Negeri 2 Hative Besar,Samuel Wenno kepada N25NEWS.id, disela-sela kegiatan malam puncak pentas seni yang berlangsung di Negeri Nolloth, Kecamatan Saparua Timur,Maluku Tengah,Minggu (20/11/2022).
Menurutnya,kunjungan ke tempat-tempat pembuatan kuliner atau makanan khas orang Saparua,tentu kegiatan tersebut memberikan dampak yang positif bagi anak-anak.Pasalnya,dengan adanya interaksi dan melihat secara langsung pembuatan makanan khas Saparua,maka anak-anak akan mengenal akan budaya dan ciri khas orang Maluku,Ambon dan Saparua.
“Kunjungan kita ke SD Negeri 209 Nolloth bersama orang tua dan bahkan Komite Sekolah,tentu ada pengalaman yang perlu diambil,sebab kenjungan ini siswa-siswi ajarkan untuk berdialog dengan masyarakat di Negeri-Negeri Saparua,”kata Samuel Wenno.
Selain itu,banyak hal dan pengalaman yang siswa-siswi dapat,dimana mereka mengetahui cara pembuatan Sempe di Negeri Ouw,masak Gula Merah di Tuhaha,cara pembuatan Bagia dan Sarut di Ihamahu.
“Bukan hanya kuliner yang kami kunjungi,namun tempat-tempat situs bersejarah seperti Benteng Duurstede,Musim peninggalan sejarah perjuangan Pattimura dan orang Saparua,Pantai Waisisil dan terakhir kami kunjungi rumah keluarga Thomas Matulessy di Negeri Haria,”paparnya.
Dijelaskan Samuel Wenno lagi,kegiatan mengunjungi tempat pengolahan kuliner dan tempat-tempat bersejarah,merupakan satu rangkaian dan puncaknya dilaksanakan pentas seni atau malam puncak dari semua kegiatan yang telah dilakukan antara SD Negeri 2 Hative Besar Ambon dan SD Negeri 209 Nolloth Saparua.
Dikesempatan yang sama, Koordinator Wilayah Bidang Kebudayaan Kecamatan Saparua Timur,Yan Hattu,S.Pd mengatakan,kegiatan pentas seni antara SD Negeri 2 Hative Besar dan SD Negeri 209 Nolloth,sangat berdampak positif.
“Saya melihat momen ini dapat menumbuhkembangkan bakat dan minat generasi muda khususnya siswa-siswi SD,”ucap Hattu.
Oleh karena itu,sebagai penanggung jawab pendidikan dirinya mengapresiasi kegiatan tersebut,sebab momen ini penting bagi pengembangan pendidikan kedepan.
“Olehnya,kegiatan tersebut bukan hanya sebatas program,namun diharapkan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di era globalisasi,”jelasnya.
Sementara itu,Kepala Sekolah SD Negeri 209 Nolloth Yotam Yopi Sopacua,S.Pd memberikan apresiasi,karena kegiatan kunjungan dari SD Negeri 2 Hative Besar sampai pada malam puncak pentas seni boleh berjalan dengan aman dan lancar.
Dikatakannya,proses kegiatan ini akan terus ditingkatkan antara dua lembaga pendidikan ini.Dan kedua pihak berkomitmen ada kunjungan yang sama dari SD Negeri 209 ke SD Negeri 2 Hative Besar dalam kegiatan yang sama.
“Untuk itu,saya berharap pentas seni ini perlu ditingkatkan lagi bagi siswa-siswi SD Negeri 2 Hative Besar dan SD Negeri 209 Nolloth untuk kedepannya lebih baik,”pungkasnya.
Skip to content






