EDUKASI – Setelah 2 tahun Pemerintah Kota Ambon memasukan musik tradisional dalam kurikulum Muatan Lokal,akhirnya SD Negeri 1 Ambon memasukan Ukulele dalam muatan lokal yang merupakan salah satu alat musik tradisional daerah Maluku.
Hal ini menurut Kepala Sekolah SD Negeri 1 Ambon Giniveva da Costa,SPd,MPd bahwa pendidikan musik di laksanakan di SDN 1 Ambon agar supaya dapat mengembangkan bakat dan minat anak tentang musik.
Selain itu lanjut da Costa,agar anak dapat memiliki wawasan yang matang tentang musik teristimewa musik daerah Maluku sehingga mereka juga dapat melestarikan dengan baik.
“Anak-anak juga jauh lebih aktif mengenal alat musik daerah Maluku,”ujar Kepsek SD Negeri 1 Ambon ini.
Kepala Sekolah SD Negeri 1 Ambon Giniveva da Costa,SPd,MPd juga menyebut bahwa apa yang dirnya lakukan ini merupakan kontribusi dalam proses pembelajaran yang dapat menyenangkan persaan siswa ,menumbuh rasa percaya diri dengan mempelajari alat musik yang ada.
“Jadi semuanya sudah termasuk dalam aspek psikomor (kemampuan) kognitif (pengetahuan ) dan efektif,”Giniveva da Costa,SPd,MPd Kepsek SD Negeri 1 Ambon ini.
da Costa mengakui awalnya dirinya menghadapi kendala dalam menerapkan muatan lokal berbasis musik tradisional ukulele namun atar penegrtian orang tua dan anak-anak di latih oleh Nicho Tulalessy akhirnya Muatan Lokal berbasis musik tradisional berjalan dengan baik.
Saat ini muatan lokal musik tradisonal ukulele di ikuti anak-anak dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 dengan pembagian latihan,untuk hari jumat kelas 1 – 3 dan untuk hari sabtu kelas 4-6.
Skip to content






