Menyongsong Hardiknas 02 Mei 2022,FKIP Unpatti,Gelar Berbagai Mata Lomba

by -40 views

Edukasi -Menyongsong Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2022 mendatang, Fakultas Keguguran dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menggelar berbagai mata lomba bertemakan “Serempak Bergerak Wujudkan FKIP Ceria”,yang bertempat di halaman Studion Centre,Kamis (28/4).

Ketua Panitia Lomba Hardiknas FKIP Unpatti Ambon, Jhon Pattiasina,S.Pd.MA,mengatakan,kegiatan lomba ini merupakan rangkaian perlombaan yang dimulai dari tanggal 22-28 April 2022.

Dijelaskannya,berbagai mata lomba yang diperlombakan,mengangkat nilai-nilai tradisional.Dimana yang pertama dimulai dengan buah kira-kira tingkat mahasiswa dan siswa SD.Engrang melibatkan mahasiswa dan SMA,Tarompa melibatkan mahasiswa, SMA dan SMP.

Selain itu,ada juga mata lomba yang melibatkan alumni, diantaranya lomba video pembelajaran dan sudah ada 6 sekolah yang mendaftarkan diri,serta telah dinilai oleh para juri.

Sedangkan untuk mata lomba tari tradisional,sebanyak 12 tarian tradisional yang akan di perlombakan oleh semua prodi (program studi) di Fakultas FKIP.

“Untuk lomba yang kemarin seperti Cipta dan baca puisi,itu ada sekitar 8,sedangkan untuk lomba bertutur ada sekitar 12.Jadi, kegiatan-kegiatan ini,merupakan bagian bagaimana mahasiswa dipersiapkan untuk bagaimana memantapkan diri sebelum mereka terjun ke masyarakat,”kata Jhon Pattiasina.

Lebih lanjut dia mengatakan,berbagai mata lomba yang dilombakan ini perlu dilakukan untuk bagaimana memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal yang semakin diberangus oleh perkembangan modernisasi.

“Oleh karena itu,kita sudah melaksanakan rangkaian kegiatan mata lomba dan nanti kita akan ada pada acara puncak pada tanggal 14 Mei 2022,”ujar Jhon.

Adapun,Jhon Pattiasina menambahkan,berbagai kegiatan mata lomba ini,bukan sekedar lomba semata,namun kegiatan ini sangat berkaitan dengan kreativitas mahasiswa.

Selain itu, lomba tradisional tentu berdampak efektif untuk mahasiswa mengenal identitas diri, sebagai mahasiswa Maluku,sehingga tetap mempertahankan identitas dan tidak malu dengan identitasnya.

“Untuk itu,saya berharap kegiatan-kegiatan seperti ini merupakan bagian dari memupuk rasa untuk memiliki,apa yang menjadi jati diri kita dan tetap dipertahankan,”ucapnya.

“Oleh karena itu,jangan menganggap bahwa apa yang kita miliki sesuatu yang rendah,tetapi sesuatu yang memiliki nilai yang tinggi,sebagai bagian dari kesadaran bagaimana menghargai warisan peninggalan leluhur,”tandas Jhon Pattiasina.

Reporter : Aris Wuarbanaran

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.