Kepsek SD 228 Malteng, Apresiasi Kunjungan Mollucan Jukulele Leaders

by -26 views

ALANG,N25NEWS.id-Kepala Sekolah SD Negeri 228 Maluku Tengah (Malteng),Ny A.Behuku,S.Pd,memberikan apresiasi atas kunjungan komunitas Mollucan Jukulele Leaders (MJL) di sekolah yang berlokasi di Desa Alang Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Malteng.

Terkait dengan kunjungan MJL ke SD Negeri 228 Malteng,Behuku mengakui bahwa sekolah yang dipimpinnya memiliki keterbatasan dan aset,dalam hal ini alat musik tradisional Jukulele.Dan timbah pula kondisi rentan kendali guna pengadaan Jukulele.

“Kami memang sama sekali tidak miliki aset untuk bidang musik,terutama ukulele,namun saya bersyukur karena tekad dan kemauan anak-anak serta dukungan orang tua murid,maka kami jalankan kegiatan Jukulele ini,”ungkap Behuku kepada N25NEWS.id,di Alang, Jumat (25/11/2022).

Menurutnya,keinginan anak-anak ini tentu pihak sekolah harus merespon,sebab kegiatan ini berkaitan dengan minat dan bakat anak,yang sudah barang tentu harus sekolah mendukung.Karena Jukulele juga merupakan budaya Maluku yang harus dilestarikan dan dikembangkan.

“Memang ada banyak kendala,karena kami tidak punya narasumber untuk mengedukasi anak-anak terkait Jukulele.Namun,kita tidak bisa berdiam diri begitu saja.Saya sudah diskusikan dengan orang tua dan syukur ada jawaban yakni kehadiran MJL,”jelas Behuku.

Selain itu,Behuku menambahkan keterbatasan Jukulele menjadi poin utama,olehnya dia berharap kunjungan MJL selain memberikan motivasi,namun juga ada donasi ukulele ke SD Negeri 228 Malteng.

Sedangkan terkait dengan anak-anak latihan Jukulele,jelas dia,selama 2 bulan mereka sudah berlatih,dimana dalam 1 Minggu mereka berlatih 2-3 kali.Tetapi keterbatasan ini tidak jadi penghalang,sebab ada progres dari anak-anak.

“Jujur walaupun banyak kendala,tapi kami berkesempatan tampil bermain Jukulele pada HUT PGRI yang akan berlangsung di Pancoran Kuning Negeri Larike.Ini merupakan hal yang luar biasa,”ujar Behuku bangga.

Adapun,Behuku juga mempertegas lagi bahwa dengan kehadiran MJL di SD Negeri 228 maka pihaknya memiliki semangat untuk pengembangan ukulele yang merupakan identitas budaya Maluku.Jadi pihaknya ingin membantu memperkenalkan Jukulele segala tempat.

Diketahui siswa-siswi SD Negeri 228 Malteng yang terlibat dalam ukulele sebanyak 40 orang.Ada juga siswa-siswi yang ingin bergabung namun belum memiliki Jukulele.

“Nantinya bukan saja 40 siswa-siswi ini akan dilatih,namun saya harap semua siswa-siswi harus ikut ukulele, walaupun masih berjalan dengan banyak kekurangan,tetapi tujuan kita ingin mengenal tentang musik Jukulele,”kata Behuku.

Sementara itu, Deputy Coordinator Mollucan Jukulele Leaders Yani Salampessy mengatakan kunjungan ke SD Negeri 228 Malteng untuk melihat dan memantau bakat dan potensi anak-anak di SD tersebut.

Dikatakannya,kunjungan ke SD Negeri 228 Malteng merupakan agenda yang sudah di programkan.Selain itu, agenda tersebut dilakukan guna memberikan edukasi dan pemahaman terkait dengan Jukulele.

“Ini adalah visi-misi kami untuk memperkenalkan Jukulele ke semua tempat.Dan bukan itu saja kita akan bangun sinergitas dengan semua pihak termasuk disini (SD 228) dan tentu kita siapkan mereka untuk tampil pada Event-Event bagi pengembangan minat dan bakat mereka,”paparnya.

Dan semua potensi mereka,tentu tidak hanya untuk sementara,namun akan MJL bina dan kembangkan sehingga lebih matang dan siap berpartisipasi pada berbagai Event baik daerah maupun nasional.

“Untuk itu,saya berharap anak-anak harus memiliki ukulele,karena itu akan memberikan motivasi.Kita tidak harus punya dari Jawa,karena di Maluku juga ada produksi ukulele seperti Negeri Hulaliu dan Oma serta Alang.Tetapi juga dari sisi ekonomis produksi ukulele lokal dapat meningkatkan perekonomian dan pengembangan Jukulele,”tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.