AMBON,N25NEWS.id-Pemerintah dalam hal ini,Dinas Pariwisata Kota Ambon,berkesempatan mengunjungi SD Negeri 2 Hative Besar,dalam rangka memberikan donasi berupa alat musik tradisional yakni Jukulele,sekaligus masih dalam suasana anniversary ke 3 Dinas Pariwisata bersama mitra maupun perbankan,Rabu (25/1/2023).
Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon,Rico Hayat mengajak stekholder-sekholder yang lain,BUMN maupun perbankan serta mitra-mitra,guna berkolaborasi dalam memajukan pariwisata,terutama guna mendukung Kota Ambon sebagai kota musik dunia.Selain itu, kolaborasi ini dengan memberikan bantuan CSA dalam bentuk Jukulele.
“Bantuan ini kami berikan kepada SD Negeri 2 Hative Besar,karena sekolah ini berkomitmen untuk memajukan Jukulele.Hal itu terbukti dengan dibangunnya Tugu Jukulele di sekolah yang berada di Kecamatan Teluk Ambon tersebut,”kata Rico Hayat.
Dikatakan Rico Hayat bantuan Jukulele kepada sekolah-sekolah,bertujuan untuk peng mbangan talenta dan juga karena sekolah-sekolah diatas ikut menunjang pemerintah kota,dalam hal ini Kota Ambon sebagai kota musik dunia.
Sebagai informasi,Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena,punya keinginan untuk mengadakan konser Jukulele massal untuk memecahkan rekor MURI.
“Ini yang kami selaku inisiator bersama dengan tim dari pemerintah kota dan dinas pendidikan untuk bersama-sama memberikan dorongan, motivasi kepada anak-anak,supaya apa yang kami inginkan dapat tercapai sesuai dengan ikon Ambon sebagai kota musik dunia,”jelasnya.
Adapun, kreativitas dalam musik tradisional atau etnik,juga melibatkan sekolah-sekola lain dengan komunitas Jukulelenya.Hal ini yang mendorong Pemkot Ambon membentuk Sanggar (2022).
“Dan sanggar-sanggar ini perlu ada perhatian dari pemerintah,supaya memicu anak-anak dapat berkreatif dengan baik,”ujarnya.
Dirinya ingin,kalau sekolah-sekolah lain,melalui guru kesenian atau kepala sekolah sebagai penentu kebijakan agar memprogramkan Jukulele masuk program kurikulum musik.
“Kami harap anak-anak sekolah dengan talenta-talenta musik dapat merasakan ikon kami sebagai kota musik dunia,”ucapnya.
Dikesempatan yang sama, Pembina Jukulele SD Negeri 2 Hative Besar Devis Polhaupessy, sangat bersyukur karena ada perhatian Pemerintah Kota Ambon terhadap musik daerah (etnik).
Dengan demikian dirinya percaya bahwa motivasi dan dorongan dari pemerintah kota dapat menggairahkan anak-anak.
“Kami percaya motivasi dari pemerintah kota Ambon akan memberikan semangat kepada anak-anak untuk berkarya dengan musik tradisional Jukulele,”tandasnya.
Sementara itu,Pelatih Jukulele SD Negeri 2 Hative Besar Yoris Sahurilla meyampaikan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kota Ambon yang peduli dengan anak-anak SD Negeri 2 Hative Besar dalam rangka pengembangan kreativitas serta talenta.
“Kiranya dengan kepedulian lewat sumbangsih,pemikiran dapat dijalankan lewat,kami selaku SD Negeri 2 Hative Besar untuk sukseskan Kota Ambon sebagai kota musik dunia,”pungkasnya.
Editor : Atis Wuarbanaran
Skip to content







