Edukasi – Mengawili Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku,Farida Laisouw, S.Ag. M.Pd melepas 195 siswa almuni angkatan XXIX tahun ajaran 2021-2022.
Pelepasan yang dikemas dalam Acara Pelepasan Alumni (APELA) berlangsung di Lapangan MAN Ambon, Rabu (26/5) yang ditandai dengan pemberian tanda penghargaan kelulusan bagi 195 siswa alumni angkatan XXIX.
Kepala MAN Ambon, Koesnadi dalam laporannya mengatakan, APELA yang dilaksanakan merupakan APELA ke-2 setelah sempat moratorium pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19 dan merupakan siswa yang lulus tanpa melalui sitem evaluasi ujian nasional.
Dikatakan, hilangnya ujian nasional, sedikit banyak telah mepengaruhi kesiapan anak didik dalam menghadapi ujian akhir.
“Selama ini mereka menganggap sama antara PH. PTS. PAS. PAT DAN UM/US, marwah dan kesekralan ujian akhir sekolah/madrasah sudah tak ada lagi, bahkan keceriaan dan ketegangan menjelang Ujian nasional tinggal kenangan,”ucapnya.
Ia juga menjelaskan, fenomena investasi masa depan anak di madrasah,
Peningkatannya meningkatn sangat siginifikan.
Sebagai contoh, MAN Ambon ditahun 2020 jumlah pendaftar sebanyak 212 orang, tahun 2021 sebanyak 254 dan tahun 2022 sebanyak 416 orang, belum termasuk dari luar pulau Ambon yang sudah menghubungi Panitia PPDB.
“Kami terpaksa tidak bisa melayani minat masyarakat yang begitu besar, karena keterbatas ruang belajar, sehingga mengikhalaskan anak-anak yang mau belajar dilembaga pendidikan Islam/madrasah, harus dibina dan didik dilembaga pendidikan lain. Kami harus berkorban mengorbankan dua ruang laboratorium, ruang ketrampilan dan aula yang terpaksa disulap untuk
ruang belajar,”bebernya.
Olehnya itu, pihak madrasah memohon dukungan orang tua siswa lewat komite madrasah untuk dapat membantu.
Sementara Kakanwil dalam arahan yang disampaikan, Laisouw berharap, bahwa
setelah tamat dari MA anak/siswa dapat
melanjutkan ke PT yang terbaik, berhasil
dengan prestasi terbaik dan pada akhirnya kembali menjadi anggota masyarakat yang terbaik. Terbaik bukan hanya pada karya-karyanya namun juga pada sikap/perilakunya, mampu menjalankan perintahNya dan menjauhi larangannya.
Harapan yang sama juga kepada para orang tua untuk
menjaga/mendidik, memfasilitasi dan selalu
mendoakan anaknya sehingga menjad anak
yang berprestasi dan sholeh.
“Saudara-saudara terutama para alumni yang berbahagia,Untuk mencapai apa yang saya sebutkan tadi, tidaklah semudah membalik telapak tangan
namun adik-adik akan diperhadapkan dengan berbagai persoalan, baik dari keluarga, teman, masyarakat bahkan dari diri sendiri,karena adik-adik hidup dan berkembang di era globalisasi, era dimana membuat segalanya menjadi mudah dan praktis, namun mempunyai pengaruh signifikan terhadap cara berfikir, bersikap,maupun tingkah laku manusia,”terangnya.
Menurutnya, manusia modern yakni mereka senantiasa meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menempatkan ilmu pengetahuan dan teknologi pada posisi yang diperlukan dalam kehidupan. Sebab dengan ilmu dan teknologi yang tinggi, manusia akan terangkat.
