FKIP Unpatti  Kembali Menggelar FKIP Mengajar Dan Mengabdi Tahun 2022  Di Kepulauan Aru

by -120 views

Edukasi – Pelaksanaan program mengajar dan mengabdi oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon,diharapkan semua guru SD dan SMP di Kabupaten Kepulauan Aru dapat mengikutinya agar dapat meningkatkan kompetensi guru daerah tersebut.

Hal ini dikatakan Dekan FKIP Prof.Dr.I.H.Wenno,M.Pd,S.Pd kepada N25NEWS.id,saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Lebih lanjut Wenno mengatakan bahwa pihaknya sangat menginginkan kegiatan FKIP mengajar dan mengabdi ini dapat dilaksanakan secara baik.Walaupun dia mengakui donasi yang sudah disiapkan dengan jadwal yang ditetapkan oleh tim FKIP mengabdi yang dipimpin oleh Prof.Ali Awal itu telah disiapkan kurang lebih enam hari.

“Dan enam hari ini kita maksimalkan program mengajar dan mengabdi dengan melakukan pelatihan dan pendampingan,karena satu hari itu 8 JP kalau dikalikan dengan 6 hari berarti kami sudah maksimal,”katanya.

Dikatakannya lagi,pihaknya akan memaksimalkan kegiatan ini tapi pihaknya ingin semua guru-guru SD dan SMP yang ada di Kepulauan Aru dapat mengikuti karena pihaknya sudah bagi per kelas,jadi SD itu kurang lebih ada 10 kelas,sedangkan SMP ada 15 kelas.

“Oleh karena dengan 25 kelas kami akan turunkan kurang lebih 50 dosen dan tim yang terdiri dari 10 orang jadi kurang lebih 60 orang bisa membantu pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru terkait dengan peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Aru,”ujarnya.

“Untuk itu,saya berharap kegiatan FKIP mengajar dan mengabdi ini betul-betul dapat bermanfaat bagi peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di provinsi Maluku,”tandasnya.

Sementara itu,Ketua Panitia FKIP Mengajar dan Mengabdi tahun 2022 di Kepulauan Aru,Prof.Dr.Ali Awam,M.kes,mengatakan, guru-guru yang FKIP Unpatti Ambon siapkan dengan program mengajar dan mengabdi ini,nantinya siap untuk mengejar dengan formasi di tahun 2021 yang akan juga dipindahkan di tahun 2022 formasi yang sama,tapi masih kekurangan di tahap yang ke 3 ini adalah tahap yang terakhir.

“Maka kami akan melakukan pelatihan dan pendampingan bukan saja lebih orentasi pada Uji Kompetesi Guru (UKG) tahun 2022,tapi kami juga akan melakukan yang disebut pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru honor yang mengikuti tes P3K di tahun 2022,”ucapnya.

Diketahui FKIP mengajar ini sudah lakukan kurang lebih satu tahun, sekarang program ini berada pada posisi edisi ke 6.Edisi ke 6 yang dilakukan itu berpusat kemarin di kabupaten Maluku Tengah yakni berlangsung di Kecamatan Saparua dan Saparua Timur,kemudian Leihitu dan Leihitu Barat di tahun 2022 ini.Dan untuk edisi seterusnya 7 dan 8 itu yang edisi FKIP mengajar yang dipusatkan di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Edisi yang ke 7 dalam bentuk pelatihan dan pendampingan peningkatan kompetensi guru itu mata pelajaran menuju persiapan UKG dan edisi ke-8 itu terkait dengan pelatihan dan pendampingan untuk guru-guru honor yang mengikuti tes P3K,”pungkasnya.